Rabu, 16 Oktober 2013

Definisi Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
·   Sistem informasi manajemen (SIM) (bahasa Inggris: management information system, MIS) adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif (Muhammad Zamzami, S.E, M.M)
·   Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah sistem berbasis komputer yang membuat informasi tersedia untuk user dengan kebutuhan serupa (McLeod: 427; McLeod & Schell 2008: 12).
·  Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen (Febrian 2004: 286). Meskipun demikian, masih dalam buku yang sama dinyatakan bahwa MIS adalah kumpulan manusia dan sumber daya di dalam sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan memproses data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen dalam aktivitias perencanaan dan pengendalian.

Dan banyak para sarjana ahli manajemen mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen, misalnya Gordon B. Davis, Joel E. Ross, Donald W. Lroeber.

·  Definisi dari Donald W. Kroeber dalam bukunya berjudul Management Information Systems mengatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah organisasi, sejumlah proses yang menyediakan informasi kepada manajer sebagai dukungan dalam operasi dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi.

·     Gordon B. Davis mengatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen merupakan sebuah system pemakai yang terintegrasi yangn menyediakaninformasi untuk menunjang operasi-operasi manajemen dan fungsi-fungsi pengambilan keputusan di dalam sebuah organisasi. Sistem tersebut memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer dan prosedur-prosedur manual; model-model untuk analisis, perencanaan, pengawasan dan pengambilan keputusan dan suatu data base.
   
   SIM dilihat dari segi pendapat sarjana terdahulu :
1.     Ditekankan pada suatu sistem mesin.
2.     Sebuah organisasi.
3.     Pihak penyaji informasi.
4.     Terdapat dalam suatu organisasi.
5.     Ditujukan untuk sesuatu hal yaitu operasi sebuah perusahaan, analisis dan pengambilan keputusan.
         6.     Dilibatkan komputer, prosedur, suatu data base.

·  Sekarang kita lihat bagaimana Joel E. Ross berpendapat dalam hal yang sama. Meskipun kenyataannya komputer tidak lebih daripada alat untuk memproses data, banyak manajer memandang komputer sebagai elemen pusat suatu sistem informasi. Kecenderungan sikap ini terlalu tinggi dan memutarbalikkan peranan komputer. Peran sebenarnya komputer adalah menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan, perencanaan dan kontrol. Sebenarnya penekanan bisnis pada system informasi terlalu berlebihan bila majalah bisnis hari ini tidak memuat artikel tentang system informasi, pengumpulan data, relasi pokok. Banyak usaha yang dikelola untuk menggabungkan manajemen, informasi dan system serta memperlihatkan hubungannya dengan komputer.

·     Definisi sebuah Sistem Informasi Manajemen, istilah yang umum dikenal orang, adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (integrated), untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah ‘data base’.

1. Sistem Manusia/Mesin Berdasarkan Komputer
Interaksi manusia/mesin diperkaya melalui operasi ‘on-line’ dimana terminal masukan/keluaran (input/output) dihubungkan pada komputer untuk memberikan masukan dan keluaran langsung pada penerapan yang mendapatkan maslahat dari keadaan semacam itu. Operasi ‘on-line’ diperlukan untuk dialog manusia/mesin, tetapi ada banyak tugas pengolahan juru tulis yang lebih efisien tanpa masukan/keluaran termanual.

2. Sistem Terpadu dengan Data Base
Sebuah sistem terpadu berdasarkan pada anggapan bahwa harus ada integrasi antara data dan pengolahan. Intergasi data dicapai melalui “data base”. Pada sebuah system pengolahan informasi, “data base” terdiri dari semua data yang dapat dijangkau oleh system. Pada SIM berdasarkan komputer, istilah “data base” biasanya dipakai khusus untuk data yang dapat dijangkau secara langsung oleh komputer. Manajemen sebuah “data base” adalah sebuah system perangkat lunak komputer yang disebut sebagai sebuah system manajemen data base.

3. Pemanfaatan Manajemen dan Model Keputusan
Tidaklah cukup bagi seseorang bila hanya menerima data mentah atau ikhtisar data sekalipun saja. Harus ada suatu cara untuk mengolah dan menyajikan data sedemikian rupa sehingga hasilnya mengarah pada keputusan yang akan diambil. Hasilnya haruslah mendorong pada keputusan. Metode untuk melaksanakan hal ini adalah mengolah data dalam bentuk sebuah model keputusan. Contoh, sebuah keputusan investasi dibandingkan pengeluaran modal baru harus diolah dalam bentuk sebuah model pembelanjaan modal berdasarkan tingkat laba yang dipengaruhi kendala-kendala sehubungan dengan ukuran dan resikonya.


Sumber :
[1] http://id.wikipedia.org/
[2] Febrian J. 2004. Kamus Pengetahuan Komputer dan Teknologi Informasi. Bandung: Informatika.
[3] McLeod R & Schell GP. 2008. Sistem Informasi Manajemen, Edisi 10, Terjemahan. Jakarta: Salemba Empat.

Jumat, 14 Juni 2013

PENGUSAHA SUKSES "AYAM KALASAN"

NAMA KELOMPOK :
·        AYU LIANTY                    41211326
·        DEFY ARINIE                    41211820
·        EDI WAHYUDI                  42211314
·        NADYA ALICIA YASMIN   45211075
·        SYEFTIARINI                     46211993

KELAS :  2DA03




AYAM  BAKAR KALASAN
Letak             :Depan Lap Serba Guna , Bekasi

Pemilik           : Bapak Fendy (Uda



Sebelum membuka ayam kalasan ini , Pak Fendy adalah penjual ayam potong ataupun ayam hidup di daerah pasar baru Bekasi , hampir kurang lebih 15 tahun.
Tetapi dikarenakan ada isu flu burung usaha Pak Fendy tersebut mengalami kebangkrutan.
Pak Fendy terpukul dengan kebangkrutan usahanya tersebut, tetapi Pak Fendy tidak mau berlama- lama dengan masalahnya tersebut.
Pak Fendy ingat dengan salah satu pelanggannya yang sudah dianggap sebagai saudara dan pelanggan tersebut mempunyai usaha ayam bakar kalasan, akhirnya Pak Fendy ingin mencoba membuka usaha ayam bakar kalasan , ia pun meminta resep kepada pelanggan tersebut.
Awalnya agak sulit untuk meminta resep kepada pelanggan itu dikarenakan pelanggan Pak Fendy  sudah berjanji dengan seseorang yang awalnya mempunyai resep tersebut. Pak Fendy memohon dan menceritakan keterpurukannya setelah usaha ayam potongnya mengalami kebangkrutan .
Pak Fendy sudah tidak mempunyai usaha lagi, pengeluaran banyak dan mempunyai hutang dimana- mana. Pelanggan Pak Fendy pun tersentuh mendengar keterpurukannya dank arena Pak Fendy dengan pelanggannya sudah seperti saudaradan pelanggan tersebut mengingat semua kebaikan Pak Fendy terhadap dirinya, akhirnya pelanggan itu memberikan resep ayam bakar.
Pertama yang mempunyai resep ayam bakar kalasan ini adalah orang asli Jawa Tengah, asal mula nama ayam bakar kalasan ini adalah ayam hutan, tetapi sekarang karena ayam hutan sulit dicari diganti dengan ayam negeri tapi resep bumbu dan sambal sama seperti resep semula.
Usaha pun dirintis dengan modal awal 4 juta yang ia dapat dari meminjam uang, selama 2 tahun usaha barunya itu terkadang mengalami rugi dan tutup warung dikarenakan belum ada peminat dan belum familiar dengan ayam kalasan. Akhirnya ia menambahkan menu ikan bakar dan pepes ikan, dengan ketekunannya ini Pak Fendy mengalami perkembangan , warung ayam bakarnya kalasan dan ikan bakar nya pun ramai.
5 tahun sudah ia menjalani usaha ayam bakar kalasan dan ikan bakar hingga sekarang.
Setelah mengalami perkembangan usahanya itu, Pak Fendu pun membuka cabang, yang pertama dia membuka di daerah Islamic Center Bekasi , samping gerbang Asrama Haji.

 Yang kedua dia membuka di daerah lapangan serbaguna Bekasi , di depan kantor Dinas Pendidikan

Sekarang ia sudah mempunyai 14 karyawan , 10 karyawan di warung dan 4 karyawan masak.


Planning selanjutnya adalah membuka cabang di daerah Duren Jaya dan di daerah Bekasi Junction.





Jumat, 31 Mei 2013

Tugas 3 Kewirausahaan

I.      PERENCANAAN USAHA BARU
A. Pengertian perencanaan, unsur-unsur perencanaan dan alasan utama diperlukan perencanaan?
Pengertian Perencanaan
perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan—tak akan dapat berjalan.

Unsur-unsur Suatu Perencanaan
Dalam menetapkan suatu rencana harus lah mengandung unsur-unsur sebagai berikut :
1.Tujuan. Suatu rencana yang akan dilaksanakan harus mempunyai tujuan yang jelas dan mempunyai batasan akan tujuan tersebut (fokus). Dalam batasan ini dirinci tentang limit waktu yang akan dipakai, bagaimana cara pencapaian tujuan tersebut dan lain sebagainya.
2.Politik. Yang dimaksud dengan politik ini adalah kewenangan, delegasi dan pertanggung jawaban dalam pelaksanaan sebuah rencana. Sehingga tujuan yang telah direncanakan akan berhasil.
3.Prosedur, merupakan urutan tindakan atau kegiatan yang terorganisir dalam rangka pencapaian tujuan tersebut.
4.Anggaran atau budget merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam pencapaian tujuan. Anggaran ini harus dibuat serealistis mungkin, sehingga beban dari pelaksanaan ini tidak tidak lah begitu berat.
5.Program, merupakan gabungan dari politik, prosedur dan anggaran serta perlu adanya alternatif tujuan bilamana tujuan utamanya tidak tercapai sebagaimana yang diharapkan.

Alasan utama diperlukannya perencanaan :
Ada dua alasan utama yang sangat penting dan fundamental mengapa setiap wirausahawan harus menyusun rencana bisnis untuk usahanya. Pertama, sebagai panduan operasi usaha, kedua, menarik pemberi pinjaman dan investor.

B.   Sebutkan beberapa manfaat, tipe dan klasifikasi perencanaan?
MANFAAT PERENCANAAN:
1.    Standar pelaksanaan dan pengawasan
2.    Pemilihan berbagai alternative terbaik
3.    Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
4.    Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi
5.    Membantu manajer menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
6.    Alat memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait, dan,
7.    Alat meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti.

TIPE PERENCANAAN:
1.   Rencana Strategik, merupakan rencana yang dirancang untuk memenuhi tujuan organisasi yang luas, mengimplementasikan misi yang memberikan alasan khas keberadaan organisasi.
2.  Rencana Operasional, merupakan penguraian rinci bagaimana rencana strategik dapat dicapai.
Rencana operasional mempunyai dua tipe, yaitu:
Ø Rencana sekali pakai (single use plane), rencana ini dikembangkan untuk mencapaI tujuan-tujuan tertentu dan tidak digunakan lagi bila telah mencapai tujuannya.
Ø Rencana tetap ini merupakan pendekatan-pendekatan standar untuk menangani situasi yang dapat diperkirakan dan terjadi berulang-ulang.

KLASIFIKASI PERENCANAAN:
1.      Bidang fungsional, ini mencakup rencana produksi, rencana pemasaran, rencana keuangan dan rencana personalia. Setiap faktor memerlukan tipe rencana yang berbeda.
2.      Tingkatan organisasional, ini termasuk keseluruhan organisasi atau Satuan-satuan kerja.
3.   Karakteristik (sifat rencana), ini meliputi faktor kompleksitas, fleksibilitas, keformalan, kerahasiaan, biaya, rasionalitas, kuantitas dan kualitas.
4.    Waktu, ini menyangkut rencana jangka pendek, rencana jangka menengah, dan rencana jangka panjang.
5.   Unsur-unsur rencana, ini dalam wujud anggaran, program, prosedur, kebijaksanaan peraturan dan sebagainya.

II. PENEMPATAN SDM DALAM ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN
A.     Sebutkan sumber-sumber tenaga kerja dan bagaimana tahapan proses seleksi?
SUMBER-SUMBER TENAGA KERJA:
1.      Sumber Intern
Ada tiga sumber penawaran intern, yaitu :
     Ã˜  Penataran (Upgrading) yaitu dengan mendidik dan memberi latihan.
     Ã˜  Pemindahan (transferring) 
     Ã˜  Pengangkatan (promoting) yaitu pengangkatan ke jabatan yang lebih tinggi lagi.
2.      Sumber Ekstern
Sumber ekstern penwaran tenaga kerja dapat diperoleh antara lain dari lamaran pribadi yang masuk, organisasi karyawan, kantor penempatan tenaga kerja, sekolah-sekolah, para pesaing, imigrasi dan migrasi.

TAHAPAN PROSES SELEKSI:
Ø  PENERIMAAN PENDAHULUAN
Ø  TES-TES PENERIMAAN
Ø  WAWANCARA SELEKSI
Ø  PEMERIKSAAN REFERENSI
Ø  EVALUASI MEDIS
Ø  WAWANCARA ATASAN LANGSUNG
Ø  KEPUTUSAN PENERIMAAN

B.      Bagaimana latihan dan pengembangan serta teknik yang dilakukan untuk karyawan lama dan baru?
LATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Latihan atau training harus berdasarkan pada kebutuhan pekerjaan tergantung pada berbagai faktor, yaitu waktu, biaya, jumlah peserta, tingkat pendidikan dasar peserta, latar belakang peserta dan lain-lain baik karyawan lama maupun karyawan baru.
Pengembangan sumber daya manusia meliputi :
1.        Pendidikan dan Pelatihan yang Sistematis dan Terencana
Pelatihan dan Pendidikan adalah suatu cara yang digunakan untuk memberikan atau meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan karyawan lama dan baru yang dibutuhkan untuk melakukan  pekerjaan untuk saat ini atau untuk masa mendatang.
2.        Pengembangan yang Berkesinambungan
Program pendidikan dan pelatihan (Diklat) harus dijadikan sebagai proses yang berkelanjutan, dengan demikian setiap karyawan tidk hanya memandang pekerjaan sebagai suatu kewajiban yang bersifat rutinitas, akan tetapi selama mereka bekerja mereka juga melakukan pengembangan diri dan selalu belajar.
3.        Penciptaan Organisasi Pembelajaran
Pedral mengemukakan bahwa organisasi pembelajaran adalah lembaga yang menfasilitasi kegiatan belajar dari seluruh anggotanya dan terus melakukan transformasi. Bila ini bisa diterapkan dalam suatu perusahaan, maka kegiatan belajar dan pengembangan karyawan akan menjadi budaya perusahaan yang menjelma dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian pihak pimpinan tidak lagi merasa terpaksa untuk mengadakan program diklat, dan sebaliknya tidak ada lagi karyawan yang merasa diabaikan karena tidak diikutkan dalam program diklat tersebut.
4.        Diklat Yang Terkait dengan Kinerja
Diklat seperti ini diberikan berkaitan dengan kinerja karyawan, bagi karyawan adalah untuk mengisi kesenjangan antara hal yang mereka ketahui dengan yang dapat mereka lakukan dalam bidang pekerjaan yang harus dilakukannya.
5.        Pengembangan Manajemen dan Perencanaan Karier
Tujuan pengembangan manajemen adalah untuk memastikan bahwa organisasi memiliki manajer yang efektif untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan masa mendatang.

TEKNIK PENGEMBANGAN SDM UNTUK KARYAWAN LAMA DAN BARU
1.        Orientasi Karyawan
Yaitu acara yang bersifat khusus dan formal dalam rangka memperkenalkan pekerjaan, rekan kerja, lingkungan kerja, target yang harus dicapai serta tujuan perusahaan secara umum. Pada dasarnya dengan adanya orientasi diharapkan kesenjangan pengetahuan umum tentang perusahaan antara karyawan baru dengan karyawan lama dapat diperkecil, sehingga mereka tidak merasa asing dalam dunia kerja yang akan dihadapinya.
2.        Pelatihan Lansung di Tempat Kerja
Pelatihan seperti ini dikenal dengan on the job training, yaitu dengan cara meberikan pelatihan lansung pada karyawan di tempat kerjanya sendiri, biasanya materi disampaikan oleh karyawan senior atau atasan lansung (penyelia). Pelatihan seperti ini biasanya lebih efektif, karena karyawan menerima materi yang lansung dapat dipraktekan, selain itu juga lebih hemat biaya.
3.        Pelatihan di Luar Tempat Kerja
Pelatihan seperti ini dikenal dengan off the job training, yaitu dengan cara memberikan materi di luar tempat kerja, seperti di laboratorium. Teknik pelatihan seperti ini dapat berupa audiovisual, teknik simulasi, teknik berbasis komputer, dll.
4.        Magang (untuk calon karyawan baru)
Merupakan perpaduan antara pelatihan di dalam dan di luar tempat kerja. Misalnya para peserta diberi teori diluar tempat kerja, lalu diberi kesempatan untuk mempraktekannya di tempat kerja masing-masing.

                                                                                                       Sumber: www.google.com


Jumat, 05 April 2013

TUGAS 2 KEWIRAUSAHAAN


1.    Jelaskan perusahaan go publik dan prosedur go publik!
Jawab:
   Go Public berarti menjual saham perusahaan ke para investor dan membiarkan saham tersebut diperdagangkan di pasar saham. Sebagai contoh, PT. Indofood, PT. Aneka Tambang, Indosat, dan masih banyak perusahaan lainnya yang sudah menjadi Go Public.

    Untuk menjadi perusahaan public tentu saja ada banyak syarat yang harus dipenuhi. Antara lain secara garis besar adalah sebagai berikut :
·         Perusahaan merupakan badan hukum yang sah dan telah mentaati peraturan pemerintah selama ini, termasuk mengantongi izin usaha, izin domisili, membayar pajak, dll.
·   Perusahaan telah mencapai skala usaha tertentu atau relative cukup besar yang menyangkut perputaran uang lebih dari ratusan miliar rupiah. Hal ini dapat dibuktikan misalnya kapasitas produksi, aktualisasi pesanan yang diterima, jumlah asset, nilai penjualan konkret, dll.
·       Perusahaan menunjukkan kinerja yang baik berdasarkan bukti-bukti konkret yang diperlihatkan dalam bentuk beebagai materi. Misalnya : Laporan keuangan, neraca, pencatatan positif rekening di bank, dll.
·         Perusahaan harus UNTUNG. Harus!
·         Perusahaan sudah diaudit dan dinyatakan sehat oleh auditor publik.
·    Perusahaan tidak melanggar aturan Departemen Tenaga Kerja dalam pengelolaan sumber daya manusia.
·         Perusahaan taat membayar pajak.
·         Mempunyai reputasi yang baik, serta bermasa depan cemerlang.
·      Ada pihak yang memberi jaminan terhadap perusahaan yang akan Go Public, yaitu sebuah institusi legal yang direstui Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal)

Tahapan Proses Go Public :
Tahap Persiapan untuk Go Publik
a. Rekturisasi perusahaan
b. Pemberesan surat-surat dan dokumentasi
c. Dilakukan private placement

Tahap Pendahuluan
a. Penunjukan pihak yang terlibat
b. Proses underwriting
c. Rekturisasi anggaran dasar
d. Pembuatan laporan dan dokumentasi go public
e. Pencatatan pendahuluan atas saham-saham di bursa efek

Proses Pelaksanaan Go Publik
a. Proses pengajuan pernyataan pendaftaran
b. Public expose
c. Pembuatan dan percetak prospectus
d. Road show
e. Penjatahan di pasar modal
f. Proses jual-beli saham di pasar sekunder

2. Jelaskan jenis-jenis kepemilikan usaha !
Jawab:
·   Perusahaan Perseorangan : bentuk badan usaha yang didirikan dan dimiliki oleh seseorang secara pribadi yang bertanggung jawab penuh atas semua resiko dan aktifitas yang dijalankan. Perusahaan perseorangan lebih mudah didirikan karena tidak perlu izin usaha, tidak perlu berbadan hukum dan modalnya tidak besar.
      Contoh : warnet, wartel, toko kelontong, pedagang asongan, dll.
·     Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / Partnership
    Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.
1) Firma (Fa) : suatu persekutuan bisnis antara dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya rata dan bertujuan untuk menjalankan usaha bersama.
2) Persekutuan Komanditer (Commanditaire Vennotschaap /CV) : adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. persekutuan yang terdiri dari sekutu aktif (anggota yang mengelola usaha dan melibatkan harta pribadinya ketika krisis finansial) dan sekutu pasif (anggota yang menanamkan modal saja).
Bentuk-bentuk PT :
·         PT terbuka : PT yang sahamnya dimiliki oleh masyarakat umum dan sudah di perjual belikan di pasar modal.
·         PT tertutup : PT yang sahamnya dimiliki hanya di beberapa kalangan terbatas.
·         PT kosong : PT yang sudah tidak melakukan kegiatan dan akte pendirian.

3.  Jelaskan bentuk-bentuk kerjasama !
Jawab:
A.      Merger
     Merger  atau fusi adalah suatu penggabungan satu atau beberapa badan usaha sehingga dari sudut ekonomi merupakan satu kesatuan, tanpa melebur badan usaha yang bergabung. Di pandang dari segi ekonomi, ada dua jenis merger, yaitu merger horizontal dan merger vertikal.
   Merger horizontal adalah penggabungan satu atau beberapa perusahaan yang masing – masing kegiatan bisnis (produksinya) berbeda satu sama lain sehingga yang satu dengan yang lain nya merupakan kelanjutan dari masing – masing produk. Contoh PT A mengusahakan kapas, bergabung dengan PT C yang mengusahakan kain dan seterusnya. Dengan demikian tujuan kerjasama disini adalah menjamin tersedianya pasokan atau penjualan dan distribusi di mana PT B  akan mempergunakan produk PT A dan PT C akan mempergunakan produk PT B dan seterusnya.
   Merger  vertikal adalah penggabungan satu atau beberapa  perusahaan yang masing – masing kegiatan  bisnis berbeda satu sama lain, namun tidak saling mendukung dalam penggunaan produk. Misal nya badan usaha perhotelan, bergabung dengan badan usaha perbankan, perasuransian sehingga di sini terlihat adanya diversifikasi usaha dalam suatu penggabungan badan usaha. Di pandang dari aspek hukum, bentuk kerjasama ini hanya dapat dilakukan pada badan usaha dengan status badan hukum ( dalam hal ini perseroan terbatas ).
B.      Konsolidasi
      Antara konsolidasi dan merger sering kali dipersamakan sehingga dalam praktik kedua istilah ini sering di pertukarkan dan dianggap sama artinya, namun sebenarnya terdapat perbedaan pengertian antara konsolidasi dan merger. Dalam merger penggabungan antara dua atau lebih badan usaha tidak membuat badan usaha yang bergabung menjadi lenyap, sedangkan konsolidasi adalah penggabungan antara dua atau lebih badan usaha yang menggabungkan diri saling melebur menjadi satu dan membentuk satu badan usaha yang baru, oleh kerena itu, konsolidasi ini sering kali di sebut dengan peleburan.
C.      Joint Venture
     Joint venture secara umum dapat di artikan sebagai suatu persetujuan di antara dua pihak atau lebih, untuk melakukan kerjasama dalam suatu kegiatan. Persetujuan di sini adalah kesepakatan yang di dasari atau suatu perjanjian yang harus tetap berpedoman kepada syarat sahnya suatu perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Jadi menurut Amirizal joint venture adalah kerjasama antara pemilik modal asing dengan pemilik modal nasional semata – mata berdasarkan suatu perjanjian belaka ( contractueel ).
D.       Waralaba
    Waralaba yang dulu dikenal dengan istilah franchise sekarang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 tentang Waralaba. Waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba.

Sumber:
http://organisasi.org/bentuk_jenis_macam_badan_usaha_organisasi_bisnis_perusahaan_pengertian_dan_definisi_ilmu_sosial_ekonomi_pembangunan
http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/09/pengertian-perseroan-terbatas-atau-pt.html
http://www.wealthindonesia.com/stock-market/keuntungan-dan-kerugian-perusahaan-go-public.html

Senin, 01 April 2013

Tugas 1 Kewirausahaan


1.     A. Apa yang anda ketahui tentang kewirausahaan, karakteristik wirausaha !
  Jawab : Kewirausahaan adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan dan membawa visi kedalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian.
Menurut literatur akademis, seorang wirausaha mempunyai karakter sebagai berikut :
1. Mempunyai rasa percaya diri yang kuat, yakni tercermin dari sifat mandiri alias tidak tergantung pada orang lain, berkepribadian yang kokoh serta selalu yakin dan optimis.
2. Fokus serta berorientasi pada job dan hasil, hal ini tampak pada pribadi yang haus akan prestasi, selalu tekun dan tabah, energik serta penuh inisiatif. Memiliki tekad, motivasinya kuat dan suka bekerja keras tidak kenal waktu. Karakter tersebut di atas untuk meraih orientasi pada profit (hasil).
3. Berani mengambil risiko dan piawai dalam mengelola risiko bisnis, serta menyukai tantangan.
4. Leadership menonjol, yang ditandai dengan kemampuan memimpin sekelompok tim, gemar bergaul dengan orang lain, serta tidak alergi terhadap saran dan kritik konstruktif.
Berani mengakui kekurangannya, selalu terbuka dengan hal-hal baru (open mind).
5. Idea yang dimunculkan selalu orisinil, karena dipenuhi karakter inovatif (pembaharu), berpikiran kreatif, selalu fleksibel dalam bertindak.
Mempunyai banyak sumber informasi, mayoritas mumpuni dan memahami dalam setiap aspek bisnis, serta mempunyai knowledge yang beragam.
6. Selalu berorientasi ke masa depan, pikirannya selalu begerak dinamis.

        B. Tuliskan sumber gagasan untuk usaha baru secara internal dan eksternal !
Jawab :
 Orientasi Internal :
~  Analisa konsep hingga bisa terdefinisi dengan jelas, termasuk penguraian masalah yang perlu dipecahkan
~  Penggunaan daya ingat untuk menemukan kesamaan dan unsur-unsur yang nampak berhubungan dengan konsep dan masalah-masalahnya.
Rekombinasi unsur-unsur tersebut dengan cara baru dan bermanfaat untuk memecahkan masalah-masalah dan membuat konsep dasar bisa dipraktekkan.
Orientasi Eksternal :
Konsumen
Wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen atau memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengungkapkan keinginan mereka.
Perusahaan yang sudah ada
Wirausahawan harus selalu memperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada dan kemudian mecari cara untuk memperbaiki penawaran yang sudah ada sehingga bisa membentuk ventura baru.
Saluran distribusi
Saluran distribusi juga merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar.
Pemerintah
Pemerintah juga merupakan sumber pengembangan gagasan baru dengan dua cara. Pertama, melalui dokumen hak-hak paten yang memungkinkan pengembangan sejumlah produk baru. Kedua, melalui pengaturan pemerintah kepada dunia bisnis yang bisa memungkinkan  munculnya gagasan produk baru, misalnya peraturan keselamatan kerja memungkinkan munculnya usaha yang dipusatkan kepada produk-produk keselamatan kerja.

C. Apa yang anda ketahui tentang Hak Guna Paten (Franchising), serta sebutkan keuntungan dan kelemahannya ?
Jawab :
a.      Pengertian Hak Guna Paten (Franchising)
    Hak guna paten bisa didefinisikan sebagai persetujuan dimana perusahaan atau distributor tunggal dari produk yang mempunyai merk dagang memberikan hak eksklusif kepada perusahaan , distributor, atau pengecer independen dengan imbalan pembayaran royalti dan menyesuaikan diri dengan prosedur operasi standar. Orang yang menawarkan hak guna paten disebut pemberi hak guna paten (franchisor), dan merupakan orang yang berpengalaman dalam bisnis selama beberapa puluh tahun serta memiliki pengetahuan mengenai apa yang berhasil dan apa yang tidak. Orang yang membeli hak guna paten dan diberikan kesempatan untuk masuk dalam usaha baru dengan peluang besar untuk berhasil.

b.      Keuntungan dan Kelemahan
v  Keuntungan
  Keuntungan yang paling utama dari hak guna paten adalah bahwa wirausahawan tidak perlu pusing dengan hal yang berkaitan memulai usaha baru. Pemberi hak guna paten akan memberikan rencana operasi bisnis dengan arah yang jelas. Penerima hak guna paten diberikan nasihat atau sebuah lokasi usaha yang telah ditetapkan. Salah satu tujuan dari pemberian hak usaha adalah bahwa pemberi hak bisa mendapatkan manfaat dari ekspansi cepat dan luas tanpa meminjam atau menanggung resiko financial penting. Jika pemberi hak memberikan peluang kuat untuk berhasil, dia juga akan menerima manfaat dari royalti yang di terima dari penerima hak guna paten. Untuk menjamin tercapainya hal ini, pemberi hak harus menyediakan akuntansi standar dan prosedur operasional dan mempertahankan kendali atas perancangan tata ruang, peralatan dan perlengkapan. Kendali struktural sesungguhnya menguntungkan bagi penerima hak karena dia akan mendapatkan manfaat dari pengalaman dari pemberi hak. Masing-masing penerima hak guna paten individu tidak akan mampu memasang iklan secara luas. Akan tetapi, dengan penggabungan (pooling) dimana kontribusi diberikan oleh tiap-tiap penerima hak berdasarkan volume penjualan, organisasi keseluruhan bisa mengadakan pengiklanan besar-besaran untuk memperkuat nama hak guna paten. Penerima hak guna paten individu kemudian bisa melakukan promosi didaerah mereka sesuai dengan persetujuan yang ada.

v  Kelemahan
·         Pajak
·         Pembayaran royalti
·         Kurang bebas dalam pengelolaan atau pengoperasian