Jumat, 20 Desember 2013

Terimakasih Ibu

Teringat saat masa kecilku dulu
Kau peluk aku dengan penuh kehangatan
Kau ciumi aku dengan penuh kelembutan
Kau rawat aku dengan penuh cinta, kasih dan sayangmu
                         
Ibu...
Sejenak aku renungkan dan terbayang akan kasih sayangmu
Tak dapat ku lukiskan betapa besarnya pengobananmu
Aku ingin terus melihat, menyentuh dan mendengarmu ibu
Hanya tangisku sebagai saksi atas rasa cintaku kepadamu

Ibu...
Disetiap hela nafasku, direlung hatiku akan kujaga namamu
Betapa mulianya dirimu
Kau korbankan segalanya demi aku anakmu
Ku berjanji untuk semua kasih sayangmu dan ketulusan hatimu
Aku akan menyayangimu hingga akhir hidupku
Terimakasih ibu

Selamat Hari Ibu

Rabu, 18 Desember 2013

Indonesiaku

Sawahnya menghijau
Gunungnya tinggi menjulang
Pantainya indah
Itulah indonesiaku
           
Masyarakatnya begitu ramah nyaman di hatiku
Makanannya begitu lezat di mulutku
Kebudayaannya begitu khas di tubuhku
Oh Indonesiaku sempurnanya dirimu

Indonesiaku
Tanah airku
Tanah tumpah darahku
Tanahku tercinta

Disinilah aku dilahirkan dan dibesarkan
Disinilah aku curahkan semua perjuanganku
Disinilah tempat peristirahatan terakhirku saat aku menutup mata

Indonesiaku

Nyanyi Sunyi Seruni

Seruni adalah seorang gadis kecil berusia enam tahun. Seruni hidup bersama ibu dan kakak perempuannya. Sang ayah meninggal dalam kecelakaan. Kini ibunya lah yang menjadi tulang punggung keluarga menanggung beban hidup keluarga. Seruni hanya menghabiskan waktu dirumah, ia tidak memiliki teman bahkan kakaknya juga tidak pernah memperdulikannya. Seruni terlahir sebagai gadis lugu yang bisu dan tuli. Seruni hanya dapat bermain dengan ibu dan kawan khayalannya. Hidupnya sunyi sepi.

Suatu hari datanglah seorang gadis sebaya dengan Seruni, ia tetangga baru Seruni. Gadis itu bernama Laras. Sejak itu Seruni berteman dengan Laras. Betapa bahagianya Seruni akhirnya ia bisa memiliki teman. Sejak kedatangan Laras, Seruni menjadi lebih riang. Hidupnya tidak sunyi lagi. Seruni dapat berkomunikasi dengan menggerakan jemarinya sebagai bahasa isyarat. Laras yang mengajarinya. Kini jemari Seruni dapat bergerak dengan lincah. Dan ia dapat mengunggapkan semua isi hatinya.

Suatu hari Seruni mengalami kecelakaan. Peristiwa tersebut menyebabkan Seruni tidak mampu lagi menggerakan jemarinya. Dia pun kehilangan semangat hidupnya. Namun Laras tidak henti-hentinya memberikan semangat dan menghiburnya. Laras adalah anak yang baik hati dan dapat dipercaya. Baru kali ini Seruni bertemu dengan orang yang mampu memahami dirinya.


Rasa kasih sayang antar sesama bukan hanya milik orang yang diciptakan dengan fisik yang sempurna, justru kita  yang harus sadar mengasihi orang yang tidak memiliki kesempurnaan fisik bukan malah menjauhi apalagi mengucilkannya. 

Senin, 04 November 2013

Kasus Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada Perusahaan KFC




Profil Perusahaan
KFC (dulu dikenal dengan nama Kentucky Fried Chicken) adalah suatu merek dagang waralaba dari Yum! Brands, Inc., yang bermarkas di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Didirikan oleh Col. Harland Sanders, KFC dikenal terutama karena ayam gorengnya, yang biasa disajikan dalam bucket.
Col. Sanders mulai menjual ayam gorengnya di pom bensin miliknya pada tahun 1939 di Corbin, Kentucky yang selanjutnya pindah ke sebuah motel. Ia menutup usahanya pada akhir 1940-an sewaktu jalan tol Interstate melalui kotanya. Pada awal 1950-an, ia mulai berkeliling Amerika Serikat dan bertemu dengan Pete Harman di Salt Lake City, Utah, dan pada tahun 1952 bersama-sama mendirikan restoran Kentucky Fried Chicken yang pertama di dunia (restoran pertamanya tidak menggunakan nama tersebut). Sanders menjual seluruh waralaba KFC pada tahun 1964 senilai 2 juta USD, yang sejak itu telah dijual kembali sebanyak tiga kali. Pemilik terakhir adalah PepsiCo, yang menggabungkannya ke dalam divisi perusahaan Tricon Global Restaurants yang sekarang dikenal sebagai Yum! Brands, Inc. Pada tahun 1997, Tricon terpisah dari PepsiCo.

Teknlogi yang diimplementasikan
Proses bisnis yang digunakan dalam mengimplementasikan teknologi pada KFC yaitu replikasi.

Bagaimana Teknologi Maningkatkan Performa Perusahaan KFC
Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek database dari satu database ke database lain dan melaksanakan sinkronisasi antara database sehingga konsistensi data dapat terjamin. Dengan menggunakan teknik replikasi ini, data dapat didistribusikan ke lokasi yang berbeda melalui koneksi jaringan lokal maupun internet. Replikasi juga memungkinkan untuk mendukung kinerja aplikasi, penyebaran data fisik sesuai dengan penggunaannya, seperti pemrosesan transaksi online dan DSS (Desiscion Support System) atau pemrosessan database terdistribusi melalui beberapa server. KFC dalam penerapan operasional transaksinya transactional replication,maka diantara KFC pusat dan KFC di tiap cabangdapat saling mengirimkan data untuk senantiasa menjaga ketersediaan data yang terbaru.
Penggunaan Teknologi Informasi di suatu perusahaan sangat vital untuk memberikan kontribusi positif bagi pengembangan dan kelangsungan perusahaan baik untuk efisiensi, efektivitas dan produktivitas perusahaan. Peran teknologi informasi bagi sebuah perusahaan dapat kita lihat dengan menggunakan kategori yang diperkenalkan oleh G.R. Terry, ada 5 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu:
  1. Fungsi Operasional akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil alih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.
  2. Fungsi Monitoring and Control mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di levell manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait.
  3. Fungsi Planning and Decision mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya. Tidak jarang perusahaan yang pada akhirnya memilih menempatkan unit teknologi informasi sebagai bagian dari fungsi perencanaan dan/atau pengembangan korporat karena fungsi strategis tersebut di atas.
  4. Fungsi Communication secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam era organisasi moderen dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berkooperasi, dan berinteraksi.
  5. Fungsi Interorganisational merupakan sebuah peranan yang cukup unik karena dipicu oleh semangat globalisasi yang memaksa perusahaan untuk melakukan kolaborasi atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Konsep kemitraan strategis atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti pada implementasi Supply Chain Management atau Enterprise Resource Planning membuat perusahaan melakukan sejumlah terobosan penting dalam mendesain struktur organisasi unit teknologi informasinya. Bahkan tidak jarang ditemui perusahaan yang cenderung melakukan kegiatan pengalihdayaan atau outsourcing sejumlah proses bisnis terkait dengan manajemen teknologi informasinya ke pihak lain demi kelancaran bisnisnya.

Tipe dan fungsi peranan teknologi informasi ini secara langsung akan berpengaruh terhadap rancangan atau desain struktur organisasi perusahaan; dan struktur organisasi departemen, divisi, atau unit terkait dengan sistem informasi, teknologi informasi, dan manajemen informasi.

Sumber: 

Rabu, 16 Oktober 2013

Definisi Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
·   Sistem informasi manajemen (SIM) (bahasa Inggris: management information system, MIS) adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif (Muhammad Zamzami, S.E, M.M)
·   Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah sistem berbasis komputer yang membuat informasi tersedia untuk user dengan kebutuhan serupa (McLeod: 427; McLeod & Schell 2008: 12).
·  Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen (Febrian 2004: 286). Meskipun demikian, masih dalam buku yang sama dinyatakan bahwa MIS adalah kumpulan manusia dan sumber daya di dalam sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan memproses data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen dalam aktivitias perencanaan dan pengendalian.

Dan banyak para sarjana ahli manajemen mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen, misalnya Gordon B. Davis, Joel E. Ross, Donald W. Lroeber.

·  Definisi dari Donald W. Kroeber dalam bukunya berjudul Management Information Systems mengatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah organisasi, sejumlah proses yang menyediakan informasi kepada manajer sebagai dukungan dalam operasi dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi.

·     Gordon B. Davis mengatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen merupakan sebuah system pemakai yang terintegrasi yangn menyediakaninformasi untuk menunjang operasi-operasi manajemen dan fungsi-fungsi pengambilan keputusan di dalam sebuah organisasi. Sistem tersebut memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer dan prosedur-prosedur manual; model-model untuk analisis, perencanaan, pengawasan dan pengambilan keputusan dan suatu data base.
   
   SIM dilihat dari segi pendapat sarjana terdahulu :
1.     Ditekankan pada suatu sistem mesin.
2.     Sebuah organisasi.
3.     Pihak penyaji informasi.
4.     Terdapat dalam suatu organisasi.
5.     Ditujukan untuk sesuatu hal yaitu operasi sebuah perusahaan, analisis dan pengambilan keputusan.
         6.     Dilibatkan komputer, prosedur, suatu data base.

·  Sekarang kita lihat bagaimana Joel E. Ross berpendapat dalam hal yang sama. Meskipun kenyataannya komputer tidak lebih daripada alat untuk memproses data, banyak manajer memandang komputer sebagai elemen pusat suatu sistem informasi. Kecenderungan sikap ini terlalu tinggi dan memutarbalikkan peranan komputer. Peran sebenarnya komputer adalah menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan, perencanaan dan kontrol. Sebenarnya penekanan bisnis pada system informasi terlalu berlebihan bila majalah bisnis hari ini tidak memuat artikel tentang system informasi, pengumpulan data, relasi pokok. Banyak usaha yang dikelola untuk menggabungkan manajemen, informasi dan system serta memperlihatkan hubungannya dengan komputer.

·     Definisi sebuah Sistem Informasi Manajemen, istilah yang umum dikenal orang, adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (integrated), untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah ‘data base’.

1. Sistem Manusia/Mesin Berdasarkan Komputer
Interaksi manusia/mesin diperkaya melalui operasi ‘on-line’ dimana terminal masukan/keluaran (input/output) dihubungkan pada komputer untuk memberikan masukan dan keluaran langsung pada penerapan yang mendapatkan maslahat dari keadaan semacam itu. Operasi ‘on-line’ diperlukan untuk dialog manusia/mesin, tetapi ada banyak tugas pengolahan juru tulis yang lebih efisien tanpa masukan/keluaran termanual.

2. Sistem Terpadu dengan Data Base
Sebuah sistem terpadu berdasarkan pada anggapan bahwa harus ada integrasi antara data dan pengolahan. Intergasi data dicapai melalui “data base”. Pada sebuah system pengolahan informasi, “data base” terdiri dari semua data yang dapat dijangkau oleh system. Pada SIM berdasarkan komputer, istilah “data base” biasanya dipakai khusus untuk data yang dapat dijangkau secara langsung oleh komputer. Manajemen sebuah “data base” adalah sebuah system perangkat lunak komputer yang disebut sebagai sebuah system manajemen data base.

3. Pemanfaatan Manajemen dan Model Keputusan
Tidaklah cukup bagi seseorang bila hanya menerima data mentah atau ikhtisar data sekalipun saja. Harus ada suatu cara untuk mengolah dan menyajikan data sedemikian rupa sehingga hasilnya mengarah pada keputusan yang akan diambil. Hasilnya haruslah mendorong pada keputusan. Metode untuk melaksanakan hal ini adalah mengolah data dalam bentuk sebuah model keputusan. Contoh, sebuah keputusan investasi dibandingkan pengeluaran modal baru harus diolah dalam bentuk sebuah model pembelanjaan modal berdasarkan tingkat laba yang dipengaruhi kendala-kendala sehubungan dengan ukuran dan resikonya.


Sumber :
[1] http://id.wikipedia.org/
[2] Febrian J. 2004. Kamus Pengetahuan Komputer dan Teknologi Informasi. Bandung: Informatika.
[3] McLeod R & Schell GP. 2008. Sistem Informasi Manajemen, Edisi 10, Terjemahan. Jakarta: Salemba Empat.

Jumat, 14 Juni 2013

PENGUSAHA SUKSES "AYAM KALASAN"

NAMA KELOMPOK :
·        AYU LIANTY                    41211326
·        DEFY ARINIE                    41211820
·        EDI WAHYUDI                  42211314
·        NADYA ALICIA YASMIN   45211075
·        SYEFTIARINI                     46211993

KELAS :  2DA03




AYAM  BAKAR KALASAN
Letak             :Depan Lap Serba Guna , Bekasi

Pemilik           : Bapak Fendy (Uda



Sebelum membuka ayam kalasan ini , Pak Fendy adalah penjual ayam potong ataupun ayam hidup di daerah pasar baru Bekasi , hampir kurang lebih 15 tahun.
Tetapi dikarenakan ada isu flu burung usaha Pak Fendy tersebut mengalami kebangkrutan.
Pak Fendy terpukul dengan kebangkrutan usahanya tersebut, tetapi Pak Fendy tidak mau berlama- lama dengan masalahnya tersebut.
Pak Fendy ingat dengan salah satu pelanggannya yang sudah dianggap sebagai saudara dan pelanggan tersebut mempunyai usaha ayam bakar kalasan, akhirnya Pak Fendy ingin mencoba membuka usaha ayam bakar kalasan , ia pun meminta resep kepada pelanggan tersebut.
Awalnya agak sulit untuk meminta resep kepada pelanggan itu dikarenakan pelanggan Pak Fendy  sudah berjanji dengan seseorang yang awalnya mempunyai resep tersebut. Pak Fendy memohon dan menceritakan keterpurukannya setelah usaha ayam potongnya mengalami kebangkrutan .
Pak Fendy sudah tidak mempunyai usaha lagi, pengeluaran banyak dan mempunyai hutang dimana- mana. Pelanggan Pak Fendy pun tersentuh mendengar keterpurukannya dank arena Pak Fendy dengan pelanggannya sudah seperti saudaradan pelanggan tersebut mengingat semua kebaikan Pak Fendy terhadap dirinya, akhirnya pelanggan itu memberikan resep ayam bakar.
Pertama yang mempunyai resep ayam bakar kalasan ini adalah orang asli Jawa Tengah, asal mula nama ayam bakar kalasan ini adalah ayam hutan, tetapi sekarang karena ayam hutan sulit dicari diganti dengan ayam negeri tapi resep bumbu dan sambal sama seperti resep semula.
Usaha pun dirintis dengan modal awal 4 juta yang ia dapat dari meminjam uang, selama 2 tahun usaha barunya itu terkadang mengalami rugi dan tutup warung dikarenakan belum ada peminat dan belum familiar dengan ayam kalasan. Akhirnya ia menambahkan menu ikan bakar dan pepes ikan, dengan ketekunannya ini Pak Fendy mengalami perkembangan , warung ayam bakarnya kalasan dan ikan bakar nya pun ramai.
5 tahun sudah ia menjalani usaha ayam bakar kalasan dan ikan bakar hingga sekarang.
Setelah mengalami perkembangan usahanya itu, Pak Fendu pun membuka cabang, yang pertama dia membuka di daerah Islamic Center Bekasi , samping gerbang Asrama Haji.

 Yang kedua dia membuka di daerah lapangan serbaguna Bekasi , di depan kantor Dinas Pendidikan

Sekarang ia sudah mempunyai 14 karyawan , 10 karyawan di warung dan 4 karyawan masak.


Planning selanjutnya adalah membuka cabang di daerah Duren Jaya dan di daerah Bekasi Junction.





Jumat, 31 Mei 2013

Tugas 3 Kewirausahaan

I.      PERENCANAAN USAHA BARU
A. Pengertian perencanaan, unsur-unsur perencanaan dan alasan utama diperlukan perencanaan?
Pengertian Perencanaan
perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan—tak akan dapat berjalan.

Unsur-unsur Suatu Perencanaan
Dalam menetapkan suatu rencana harus lah mengandung unsur-unsur sebagai berikut :
1.Tujuan. Suatu rencana yang akan dilaksanakan harus mempunyai tujuan yang jelas dan mempunyai batasan akan tujuan tersebut (fokus). Dalam batasan ini dirinci tentang limit waktu yang akan dipakai, bagaimana cara pencapaian tujuan tersebut dan lain sebagainya.
2.Politik. Yang dimaksud dengan politik ini adalah kewenangan, delegasi dan pertanggung jawaban dalam pelaksanaan sebuah rencana. Sehingga tujuan yang telah direncanakan akan berhasil.
3.Prosedur, merupakan urutan tindakan atau kegiatan yang terorganisir dalam rangka pencapaian tujuan tersebut.
4.Anggaran atau budget merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam pencapaian tujuan. Anggaran ini harus dibuat serealistis mungkin, sehingga beban dari pelaksanaan ini tidak tidak lah begitu berat.
5.Program, merupakan gabungan dari politik, prosedur dan anggaran serta perlu adanya alternatif tujuan bilamana tujuan utamanya tidak tercapai sebagaimana yang diharapkan.

Alasan utama diperlukannya perencanaan :
Ada dua alasan utama yang sangat penting dan fundamental mengapa setiap wirausahawan harus menyusun rencana bisnis untuk usahanya. Pertama, sebagai panduan operasi usaha, kedua, menarik pemberi pinjaman dan investor.

B.   Sebutkan beberapa manfaat, tipe dan klasifikasi perencanaan?
MANFAAT PERENCANAAN:
1.    Standar pelaksanaan dan pengawasan
2.    Pemilihan berbagai alternative terbaik
3.    Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
4.    Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi
5.    Membantu manajer menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
6.    Alat memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait, dan,
7.    Alat meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti.

TIPE PERENCANAAN:
1.   Rencana Strategik, merupakan rencana yang dirancang untuk memenuhi tujuan organisasi yang luas, mengimplementasikan misi yang memberikan alasan khas keberadaan organisasi.
2.  Rencana Operasional, merupakan penguraian rinci bagaimana rencana strategik dapat dicapai.
Rencana operasional mempunyai dua tipe, yaitu:
Ø Rencana sekali pakai (single use plane), rencana ini dikembangkan untuk mencapaI tujuan-tujuan tertentu dan tidak digunakan lagi bila telah mencapai tujuannya.
Ø Rencana tetap ini merupakan pendekatan-pendekatan standar untuk menangani situasi yang dapat diperkirakan dan terjadi berulang-ulang.

KLASIFIKASI PERENCANAAN:
1.      Bidang fungsional, ini mencakup rencana produksi, rencana pemasaran, rencana keuangan dan rencana personalia. Setiap faktor memerlukan tipe rencana yang berbeda.
2.      Tingkatan organisasional, ini termasuk keseluruhan organisasi atau Satuan-satuan kerja.
3.   Karakteristik (sifat rencana), ini meliputi faktor kompleksitas, fleksibilitas, keformalan, kerahasiaan, biaya, rasionalitas, kuantitas dan kualitas.
4.    Waktu, ini menyangkut rencana jangka pendek, rencana jangka menengah, dan rencana jangka panjang.
5.   Unsur-unsur rencana, ini dalam wujud anggaran, program, prosedur, kebijaksanaan peraturan dan sebagainya.

II. PENEMPATAN SDM DALAM ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN
A.     Sebutkan sumber-sumber tenaga kerja dan bagaimana tahapan proses seleksi?
SUMBER-SUMBER TENAGA KERJA:
1.      Sumber Intern
Ada tiga sumber penawaran intern, yaitu :
     Ø  Penataran (Upgrading) yaitu dengan mendidik dan memberi latihan.
     Ø  Pemindahan (transferring) 
     Ø  Pengangkatan (promoting) yaitu pengangkatan ke jabatan yang lebih tinggi lagi.
2.      Sumber Ekstern
Sumber ekstern penwaran tenaga kerja dapat diperoleh antara lain dari lamaran pribadi yang masuk, organisasi karyawan, kantor penempatan tenaga kerja, sekolah-sekolah, para pesaing, imigrasi dan migrasi.

TAHAPAN PROSES SELEKSI:
Ø  PENERIMAAN PENDAHULUAN
Ø  TES-TES PENERIMAAN
Ø  WAWANCARA SELEKSI
Ø  PEMERIKSAAN REFERENSI
Ø  EVALUASI MEDIS
Ø  WAWANCARA ATASAN LANGSUNG
Ø  KEPUTUSAN PENERIMAAN

B.      Bagaimana latihan dan pengembangan serta teknik yang dilakukan untuk karyawan lama dan baru?
LATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Latihan atau training harus berdasarkan pada kebutuhan pekerjaan tergantung pada berbagai faktor, yaitu waktu, biaya, jumlah peserta, tingkat pendidikan dasar peserta, latar belakang peserta dan lain-lain baik karyawan lama maupun karyawan baru.
Pengembangan sumber daya manusia meliputi :
1.        Pendidikan dan Pelatihan yang Sistematis dan Terencana
Pelatihan dan Pendidikan adalah suatu cara yang digunakan untuk memberikan atau meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan karyawan lama dan baru yang dibutuhkan untuk melakukan  pekerjaan untuk saat ini atau untuk masa mendatang.
2.        Pengembangan yang Berkesinambungan
Program pendidikan dan pelatihan (Diklat) harus dijadikan sebagai proses yang berkelanjutan, dengan demikian setiap karyawan tidk hanya memandang pekerjaan sebagai suatu kewajiban yang bersifat rutinitas, akan tetapi selama mereka bekerja mereka juga melakukan pengembangan diri dan selalu belajar.
3.        Penciptaan Organisasi Pembelajaran
Pedral mengemukakan bahwa organisasi pembelajaran adalah lembaga yang menfasilitasi kegiatan belajar dari seluruh anggotanya dan terus melakukan transformasi. Bila ini bisa diterapkan dalam suatu perusahaan, maka kegiatan belajar dan pengembangan karyawan akan menjadi budaya perusahaan yang menjelma dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian pihak pimpinan tidak lagi merasa terpaksa untuk mengadakan program diklat, dan sebaliknya tidak ada lagi karyawan yang merasa diabaikan karena tidak diikutkan dalam program diklat tersebut.
4.        Diklat Yang Terkait dengan Kinerja
Diklat seperti ini diberikan berkaitan dengan kinerja karyawan, bagi karyawan adalah untuk mengisi kesenjangan antara hal yang mereka ketahui dengan yang dapat mereka lakukan dalam bidang pekerjaan yang harus dilakukannya.
5.        Pengembangan Manajemen dan Perencanaan Karier
Tujuan pengembangan manajemen adalah untuk memastikan bahwa organisasi memiliki manajer yang efektif untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan masa mendatang.

TEKNIK PENGEMBANGAN SDM UNTUK KARYAWAN LAMA DAN BARU
1.        Orientasi Karyawan
Yaitu acara yang bersifat khusus dan formal dalam rangka memperkenalkan pekerjaan, rekan kerja, lingkungan kerja, target yang harus dicapai serta tujuan perusahaan secara umum. Pada dasarnya dengan adanya orientasi diharapkan kesenjangan pengetahuan umum tentang perusahaan antara karyawan baru dengan karyawan lama dapat diperkecil, sehingga mereka tidak merasa asing dalam dunia kerja yang akan dihadapinya.
2.        Pelatihan Lansung di Tempat Kerja
Pelatihan seperti ini dikenal dengan on the job training, yaitu dengan cara meberikan pelatihan lansung pada karyawan di tempat kerjanya sendiri, biasanya materi disampaikan oleh karyawan senior atau atasan lansung (penyelia). Pelatihan seperti ini biasanya lebih efektif, karena karyawan menerima materi yang lansung dapat dipraktekan, selain itu juga lebih hemat biaya.
3.        Pelatihan di Luar Tempat Kerja
Pelatihan seperti ini dikenal dengan off the job training, yaitu dengan cara memberikan materi di luar tempat kerja, seperti di laboratorium. Teknik pelatihan seperti ini dapat berupa audiovisual, teknik simulasi, teknik berbasis komputer, dll.
4.        Magang (untuk calon karyawan baru)
Merupakan perpaduan antara pelatihan di dalam dan di luar tempat kerja. Misalnya para peserta diberi teori diluar tempat kerja, lalu diberi kesempatan untuk mempraktekannya di tempat kerja masing-masing.

                                                                                                       Sumber: www.google.com